Oleh Prof. Drs. JAKOB SUMARDJO
Sudah lama tari Topeng Cirebon
mengundang tanda tanya akibat daya pesonanya yang tinggi, tidak saja di
Indonesia tetapi juga di luar negeri.

Inilah teka-teki Tarian Panji dalam Topeng Cirebon.
Bagaimana penduduk desa mampu menciptakan tarian semacam itu? Penduduk
desa yang tersebar di sekitar Cirebon hanyalah pewaris dan bukan
penciptanya. Penduduk desa ini adalah juga penerus dari para penari
Keraton Cirebon yang dahulu memeliharanya. Ketika Raja-raja Cirebon
diberi status “pegawai” oleh Gubernur Jenderal Daendels, dan tidak
diperkenankan memerintah secara otonom lagi, maka sumber dana untuk
memelihara semua kesenian Keraton tidak dimungkinkan lagi. Para abdi
dalem Keraton terpaksa dibatasi sampai yang amat diperlukan sesuai
dengan “gaji” yang diterima Raja dari Pemerintah Hindia Belanda.